Saya tidak pernah mendengar ini sampai hari ini tetapi saya pikir itu adalah analogi yang sangat berguna. Saya pikir penulis aslinya adalah CEO Coca Cola. Bayangkan hidup sebagai permainan di mana Anda menyulap lima bola di udara. Bola-bola ini mewakili elemen inti dari hidup Anda: Pekerjaan, Keluarga, Kesehatan, Teman, dan Semangat. Inilah wawasannya: Pekerjaan adalah bola karet. Jika Anda menjatuhkannya, itu akan memantul kembali. Anda bisa pulih. Anda dapat mencari pekerjaan lain, membangun kembali bisnis, atau memulai kembali proyek. Tetapi empat bola lainnya: Keluarga, Kesehatan, Teman, dan Roh, terbuat dari kaca. Jika Anda menjatuhkan salah satunya, itu akan gores, retak, atau bahkan hancur secara permanen. Beberapa kerusakan tidak dapat dibatalkan. Analogi ini memotong kebisingan budaya hiruk pikuk dengan memaksakan pertanyaan sederhana: Bola mana yang Anda perlakukan sebagai karet padahal sebenarnya kaca? Banyak orang membalikkan prioritas, mereka memperlakukan pekerjaan seperti kaca (takut menjatuhkannya, mengorbankan segalanya untuk menjaganya tetap tinggi) sambil memperlakukan kesehatan, hubungan, dan kedamaian batin seperti karet, dengan asumsi mereka akan selalu bangkit kembali. Kenyataannya seringkali sebaliknya. Karier lebih tangguh dari yang kita pikirkan; tubuh, hubungan, dan ketenangan pikiran lebih rapuh. Saya pikir ini adalah model mental yang berguna, terutama bagi beberapa orang di sini yang mengejar impian di pasar. Pasar akan selalu ada besok, tetapi banyak bola kaca tidak akan bertahan selamanya.